Minggu, 24 April 2016

Opo Jare (apa katanya...)


Opo Jare . . . ,

Sesaat aku teringat ngendikanne Mbah Putri: "Opo jare..".

Nglakoni gesang kui ojo ndhangak terus Le, delokken sing ngisor, ngarep karo sebelahmu...mengko ndak marai tibo..benjut sirahmu, lara. 

Nglakoni gesang kui sing setiti lan ati-ati yo Le, tansah eling Gusti kang gawe gesang, ojo lena marang dunyo...ning dunyo kui mung sedelo, mung mampir ngombe...lek kurang..ngelak,lek kakehan pelempoken...dadi sak cukuppe ae yo Le.

Nglakoni gesang kui sering-sering ngewehi, ojo mung nyuwun ae...Gusti kui ora sare, kowe diparingi yo dibagi karo liyane..ojo kemaruk lan nggragas...lek dijaluk Gusti sak sliramu...opo sangumu Le.

Kulo matuuuur nuwun sanget damel Mbah Kakung-Putri, Ibu Bapak, Pak De Bu De, Pak Lik Bu Lik, kalihan sederek-sederek, rencang-rencang..ingkang tansah maringi wejangan dhateng kulo..ingkang ndadosaken kulo kados punika...mugi-mugi tansah diparingi sehat kalihan keslametan dumugi Gusti ALLAH SWT...aaamiiiiin.

Selasa, 05 April 2016

Kisah Lilin dan Anak Miskin

Ada seorang gadis menyewa rumah, letaknya bersebelahan dengan rumah kontrakan seorang ibu miskin yang memiliki 2 anak.

Suatu malam tiba-tiba listrik padam, dengan bantuan cahaya handphone gadis itu ke dapur mau mengambil lilin, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu...
Ternyata seorang anak miskin yang tinggal di sebelah rumahnya!!!

Anak itu bertanya dengan risau : "Kakak ada lilin tidak...???" Gadis itu berfikir dan di dalam benaknya tertanam kata "JANGAN PINJAMKAN" nanti jadi kebiasaan untuk terus-terusan meminta!! Maka si gadis menjawab : "TIDAK ADA!"

Lalu si anak miskin berkata riang : "Saya sudah duga kakak tidak punya lilin, ini ada 2 lilin saya bawakan untuk kakak, kami khawatir karena kakak tinggal sendirian dan tidak punya lilin."

Mendengar ucapan itu, si gadis merasa bersalah. Dalam linangan air mata, dia memeluk anak kecil itu erat-erat..!!
-----

Sahabat, jangan menilai buruk orang lain hanya karena mereka terlihat MISKIN atau TIDAK MAMPU!

INGAAATTT...!!! Kekayaan tidak bergantung seberapa banyak yang kita PUNYA, tetapi seberapa kita MAMPU untuk BERBAGI kepada mereka yang TIDAK MAMPU.

Miskin bukan berarti tidak PUNYA APA-APA. Dan KAYA bukan berarti PUNYA SEGALANYA. Mungkin hari ini kita diatas tanah, boleh jadi esok lusa tanah pasti di atas kita. Hidup hanya sekali, jadi buat apa kita menyombongkan diri. Ingatlah MATI wahai Sahabat!!!!!!